🎓 Platform Pembelajaran Siswa SMK
Belajar Kecantikan SMK
Belajar Teori, Praktik, dan Keterampilan Kecantikan
Bersama Guru Zeze
Kenapa belajar di sini
Belajar kecantikan, dari dasar sampai percaya diri praktik
Setiap materi disusun bertahap — mulai dari pengertian dasar, jenis kulit, skincare, makeup, rambut, hingga kebersihan alat — lengkap dengan latihan, tugas, dan kuis.
Teori Lengkap
Penjelasan mendetail dan runtut, ditulis khusus untuk pemula agar mudah dipahami tanpa membingungkan.
Praktik Terarah
Langkah demi langkah praktik makeup dan perawatan, lengkap dengan tips serta kesalahan yang wajib dihindari.
Tugas & Evaluasi
Tugas interaktif dan kuis bernilai otomatis untuk mengukur sejauh mana pemahamanmu.
Progress Tersimpan
Semua progres belajarmu tersimpan otomatis di perangkat, sehingga bisa dilanjutkan kapan saja.
Materi Pembelajaran
Teori Dunia Kecantikan
Enam kategori materi, tersusun bertahap dari dasar hingga siap praktik. Tandai materi yang sudah kamu pelajari agar tersimpan di dashboard.
Pengenalan Dunia Kecantikan
Fondasi dasar sebelum mempelajari teknik skincare dan makeup lebih lanjut.
Apa itu Kecantikan?
Kecantikan adalah keadaan seseorang memiliki penampilan, sikap, dan perawatan diri yang membuatnya terlihat menarik, sehat, dan terawat. Kecantikan tidak hanya soal wajah, tetapi juga mencakup kebersihan tubuh, kesehatan kulit, kerapian, dan cara seseorang membawa diri di lingkungan sosial maupun dunia kerja.
Kecantikan Secara Umum
Secara umum, kecantikan dipahami sebagai kombinasi antara penampilan fisik yang terawat dan kepribadian yang menyenangkan. Standar kecantikan bisa berbeda antar budaya dan zaman, namun satu hal yang selalu sama: kecantikan yang sehat selalu berasal dari perawatan yang konsisten, bukan instan.
Kecantikan Alami
Kecantikan alami adalah kondisi kulit, rambut, dan tubuh yang sehat tanpa bergantung pada riasan tebal. Kecantikan ini didapat dari pola hidup sehat: cukup minum air putih, tidur cukup, makan bergizi, serta rutin membersihkan dan merawat kulit.
Kecantikan Luar
Kecantikan luar berkaitan dengan penampilan yang tampak oleh mata — seperti kulit wajah, riasan, kerapian rambut, dan busana. Bidang inilah yang akan banyak dipelajari dalam jurusan kecantikan, mulai dari skincare, makeup, hingga perawatan rambut.
Kecantikan dari Perawatan Diri
Perawatan diri yang konsisten — membersihkan wajah, memakai pelembap, menjaga kebersihan tubuh, dan istirahat cukup — adalah dasar dari kecantikan yang bertahan lama. Tanpa perawatan diri yang baik, riasan sebagus apa pun tidak akan bertahan maksimal.
Pentingnya Menjaga Kebersihan Diri
Kebersihan diri adalah syarat utama sebelum belajar merias orang lain. Tangan yang bersih, kuku yang rapi, rambut yang terikat, dan tubuh yang segar akan membuat proses perawatan maupun makeup menjadi lebih higienis dan nyaman, baik untuk diri sendiri maupun klien.
Pentingnya Kesehatan Kulit
Kulit yang sehat adalah "kanvas" terbaik untuk riasan apa pun. Kulit yang lembap, bersih, dan terlindungi dari sinar matahari akan membuat hasil makeup lebih halus dan tahan lama, serta mengurangi risiko masalah kulit seperti jerawat dan iritasi.
Etika dalam Dunia Kecantikan
Seorang calon tenaga kecantikan wajib memiliki etika profesional: jujur menyampaikan kondisi kulit klien, menjaga kebersihan alat, menghormati privasi klien, disiplin waktu, serta selalu bersikap sopan dan ramah. Etika inilah yang membedakan tenaga kecantikan profesional dengan yang asal-asalan.
Setelah mempelajari materi pengenalan ini, siswa diharapkan mampu:
- Memahami pengertian dasar kecantikan.
- Mengetahui pentingnya menjaga kebersihan diri.
- Memahami dasar perawatan kulit.
- Mengenal profesi di bidang kecantikan.
- Memahami sikap profesional seorang tenaga kecantikan.
Dasar Perawatan Kulit — Mengenal Jenis Kulit
Mengenali jenis kulit adalah langkah pertama sebelum menentukan produk dan cara perawatan yang tepat.
- Ciri-ciri: tekstur halus dan lembut, pori-pori tidak terlalu besar, tidak terlalu berminyak maupun kering, jarang mengalami jerawat atau iritasi.
- Kelebihan: mudah menyerap hampir semua jenis produk skincare, tampilan kulit cenderung cerah dan merata.
- Cara merawat: tetap gunakan rangkaian skincare dasar (cleanser, toner, moisturizer, sunscreen) secara rutin agar keseimbangan kulit terjaga.
- Produk yang cocok: hampir semua tekstur produk cocok, dari gel ringan hingga krim, sesuaikan dengan cuaca.
- Hal yang dihindari: jangan menganggap kulit normal tidak butuh perawatan — tetap perlu dibersihkan dan dilindungi setiap hari.
- Penyebab: produksi kelenjar minyak (sebum) berlebih akibat faktor hormon, genetik, cuaca panas, atau stres.
- Ciri-ciri: wajah tampak mengilap terutama di area T-zone (dahi, hidung, dagu), pori-pori besar, lebih rentan berjerawat.
- Cara merawat: bersihkan wajah dua kali sehari, gunakan produk berlabel oil-free atau non-comedogenic, jangan lupa tetap memakai pelembap ringan.
- Produk yang cocok: cleanser berbahan dasar gel, toner tanpa alkohol, moisturizer bertekstur gel/lotion ringan.
- Kesalahan yang harus dihindari: mencuci wajah terlalu sering karena justru memicu produksi minyak berlebih, serta melewatkan pelembap karena takut tambah berminyak.
- Penyebab: produksi minyak alami rendah, sering terpapar udara dingin/AC, kurang minum air, atau penggunaan sabun yang terlalu keras.
- Ciri-ciri: tekstur kasar, mudah terlihat kusam, kadang mengelupas, dan terasa kencang setelah cuci muka.
- Perawatan: gunakan cleanser lembut yang tidak membuat kulit terasa ketarik, perbanyak lapisan pelembap, dan hindari air panas saat membasuh wajah.
- Produk yang cocok: produk dengan kandungan pelembap seperti hyaluronic acid, ceramide, atau glycerin, bertekstur krim yang kaya.
- Area berminyak: umumnya di dahi, hidung, dan dagu (T-zone) yang tampak mengilap dan berpori besar.
- Area kering: biasanya di pipi dan sekitar mata, terasa lebih kencang dan kadang bersisik ringan.
- Cara merawat: gunakan pendekatan multi-masking — produk yang lebih ringan/oil-free untuk T-zone, dan produk yang lebih melembapkan untuk area pipi.
- Tips: pilih pelembap berbahan seimbang (balancing) yang tidak terlalu berat namun tetap melembapkan area kering.
- Ciri-ciri: mudah memerah, terasa perih atau panas saat memakai produk baru, mudah bereaksi terhadap cuaca dan bahan tertentu.
- Penyebab iritasi: kandungan pewangi (fragrance), alkohol, exfoliant yang terlalu keras, atau pergantian produk terlalu sering.
- Cara memilih produk: utamakan produk berlabel hypoallergenic, fragrance-free, dan dengan formula minim bahan aktif keras.
- Cara merawat dengan aman: selalu lakukan patch test di area kecil (misalnya belakang telinga) sebelum memakai produk baru ke seluruh wajah, dan perkenalkan produk baru satu per satu.
| Jenis Kulit | Ciri Utama | Fokus Perawatan |
|---|---|---|
| Normal | Seimbang, jarang bermasalah | Menjaga keseimbangan |
| Berminyak | Mengilap, pori besar | Kontrol minyak, oil-free |
| Kering | Kasar, mudah kencang | Melembapkan berlapis |
| Kombinasi | T-zone berminyak, pipi kering | Perawatan per area (multi-masking) |
| Sensitif | Mudah merah & iritasi | Produk lembut, patch test |
Materi Skincare
Mengenal fungsi setiap produk skincare dan urutan pemakaian yang benar.
- Fungsi: mengangkat kotoran, debu, sisa makeup, dan minyak berlebih dari permukaan kulit agar pori-pori tidak tersumbat.
- Cara memilih: sesuaikan dengan jenis kulit — gel cleanser untuk kulit berminyak, cream cleanser untuk kulit kering, cleanser lembut tanpa pewangi untuk kulit sensitif.
- Cara menggunakan: usapkan lembut dengan gerakan memutar ke seluruh wajah yang basah, lalu bilas dengan air bersih.
- Kesalahan penggunaan: menggosok wajah terlalu keras, atau mencuci wajah lebih dari 2–3 kali sehari yang justru merusak lapisan pelindung kulit.
- Fungsi: menyeimbangkan pH kulit setelah dibersihkan, mengangkat sisa kotoran, dan mempersiapkan kulit agar lebih siap menyerap produk selanjutnya.
- Jenis toner: hydrating toner (melembapkan), exfoliating toner (mengangkat sel kulit mati), dan toner penyeimbang untuk kulit berminyak.
- Cara penggunaan: tuang ke kapas atau tuang langsung ke telapak tangan, lalu tepuk-tepuk lembut ke wajah setelah mencuci muka.
- Fungsi: memberikan bahan aktif dengan konsentrasi tinggi untuk mengatasi masalah kulit tertentu, seperti mencerahkan, melembapkan, atau menyamarkan bekas jerawat.
- Cara memilih: sesuaikan dengan kebutuhan kulit — niacinamide untuk mengontrol minyak dan mencerahkan, hyaluronic acid untuk melembapkan, vitamin C untuk mencerahkan.
- Cara penggunaan: teteskan secukupnya setelah toner, ratakan dengan tepukan lembut, biarkan meresap sebelum lanjut ke produk berikutnya.
- Fungsi: mengunci kelembapan, melindungi skin barrier (lapisan pelindung kulit), serta mencegah kulit kehilangan cairan.
- Pentingnya skin barrier: skin barrier yang sehat membuat kulit lebih tahan terhadap iritasi, polusi, dan perubahan cuaca — moisturizer adalah kunci menjaga barrier ini tetap kuat.
- Cara penggunaan: aplikasikan merata ke seluruh wajah dan leher sebagai langkah terakhir sebelum sunscreen (pagi) atau sebagai penutup rangkaian malam.
- Pentingnya: melindungi kulit dari paparan sinar UV yang menjadi penyebab utama penuaan dini, kulit kusam, flek hitam, hingga risiko kanker kulit.
- Cara penggunaan: gunakan sebagai langkah terakhir rangkaian skincare pagi, oleskan secukupnya dan merata ke seluruh wajah, leher, dan area terbuka lainnya.
- Waktu penggunaan: dipakai setiap pagi meskipun cuaca mendung atau beraktivitas di dalam ruangan, dan diulang setiap 2–3 jam bila banyak terpapar matahari langsung.
- Kesalahan umum: memakai sunscreen terlalu sedikit, hanya memakainya saat akan keluar rumah, atau melewatkannya sama sekali karena mengira sudah terlindungi dari make-up berlabel SPF.
☀️ Urutan Skincare Pagi
- Cleanser
- Toner
- Serum
- Moisturizer
- Sunscreen
🌙 Urutan Skincare Malam
- Membersihkan wajah
- Toner
- Serum
- Moisturizer
Materi Makeup Dasar
Mengenal alat dan produk makeup beserta fungsi, cara pakai, kesalahan umum, dan tipsnya.
Brush (Kuas)
Digunakan untuk mengaplikasikan dan meratakan produk seperti foundation, bedak, atau contour agar hasil lebih halus dan menyatu.
Beauty Blender
Spons berbentuk telur untuk membaurkan foundation atau concealer dengan hasil natural dan tanpa garis tegas (streaky).
Spons Makeup
Digunakan untuk menepuk bedak tabur atau meratakan produk cair pada area yang lebih luas.
Eyebrow Brush
Kuas kecil bersudut untuk membentuk alis agar terlihat rapi dan simetris.
Powder Brush
Kuas besar dan lembut untuk mengaplikasikan bedak tabur atau bedak padat secara merata ke seluruh wajah.
Blush Brush
Kuas berukuran sedang dengan ujung membulat, digunakan untuk menyapukan blush on di area pipi.
Eyeshadow Brush
Kuas kecil untuk mengaplikasikan dan membaurkan warna eyeshadow di kelopak mata.
Primer
Fungsi: meratakan tekstur kulit dan membuat makeup lebih tahan lama serta menempel lebih baik.
Cara penggunaan: aplikasikan tipis merata setelah skincare, sebelum foundation.
Kesalahan umum: memakai primer terlalu tebal sehingga makeup mudah menggumpal (pilling).
Tips: pilih primer pore-minimizing untuk pori besar, atau primer hidrasi untuk kulit kering.
Foundation
Fungsi: meratakan warna kulit dan menyamarkan noda ringan di wajah.
Cara penggunaan: aplikasikan dengan brush, beauty blender, atau jari, mulai dari tengah wajah lalu baurkan ke luar.
Kesalahan umum: memilih warna yang tidak sesuai warna kulit leher sehingga terlihat seperti topeng.
Tips: selalu tes warna di rahang, bukan punggung tangan.
Concealer
Fungsi: menyamarkan lingkaran mata, jerawat, atau noda yang lebih gelap dari foundation.
Cara penggunaan: totolkan di area yang ingin disamarkan, baurkan dengan spons kecil atau jari secara lembut.
Kesalahan umum: menggunakan concealer terlalu terang sehingga area mata terlihat abu-abu (efek panda).
Tips: gunakan warna satu tingkat lebih terang dari foundation untuk area bawah mata.
Bedak
Fungsi: mengunci foundation agar tidak mudah luntur dan mengurangi kilap berlebih di wajah.
Cara penggunaan: tepuk lembut menggunakan spons atau sapukan dengan powder brush, fokus di T-zone.
Kesalahan umum: menaburkan bedak terlalu tebal sehingga wajah terlihat kusam dan "cakey".
Tips: gunakan teknik "baking" tipis di area yang mudah berminyak untuk hasil tahan lama.
Eyebrow (Pensil/Pomade Alis)
Fungsi: membentuk dan mengisi alis agar terlihat lebih rapi dan simetris.
Cara penggunaan: gambar dengan sapuan tipis menyerupai rambut alis asli, mulai dari ekor ke bagian depan.
Kesalahan umum: membuat garis alis terlalu tegas sehingga terlihat tidak natural.
Tips: sikat alis terlebih dahulu sebelum dan sesudah diisi agar hasil lebih menyatu.
Eyeshadow
Fungsi: memberi dimensi dan warna pada kelopak mata sesuai tema riasan.
Cara penggunaan: mulai dari warna terang di seluruh kelopak, lalu warna medium di lipatan mata, dan warna gelap di sudut luar.
Kesalahan umum: tidak membaurkan warna dengan baik sehingga terlihat bergaris.
Tips: gunakan brush berbeda untuk setiap warna agar transisi lebih halus.
Eyeliner
Fungsi: mempertegas garis mata agar mata terlihat lebih besar dan fokus.
Cara penggunaan: gambar garis tipis dari sudut dalam ke sudut luar mata, dekat dengan garis bulu mata.
Kesalahan umum: menggambar garis terlalu tebal untuk riasan sehari-hari sehingga terlihat berlebihan.
Tips: untuk pemula, gunakan eyeliner jenis pensil karena lebih mudah dikontrol dibanding eyeliner cair.
Mascara
Fungsi: melentikkan dan menebalkan bulu mata agar mata terlihat lebih hidup.
Cara penggunaan: sapukan dari akar ke ujung bulu mata dengan gerakan zig-zag agar tidak menggumpal.
Kesalahan umum: mengaplikasikan terlalu banyak lapisan sekaligus sehingga bulu mata terlihat lengket.
Tips: gunakan aplikator bulu mata (curler) sebelum memakai mascara untuk hasil lebih melentik.
Blush On
Fungsi: memberi kesan segar dan warna alami pada pipi.
Cara penggunaan: sapukan dengan senyum di area tulang pipi (apple cheek), baurkan ke arah pelipis.
Kesalahan umum: mengaplikasikan terlalu banyak sekaligus tanpa membaurkan secara bertahap.
Tips: mulai dari sedikit produk lalu tambah perlahan — lebih mudah menambah daripada mengurangi.
Contour
Fungsi: memberi bayangan pada area tertentu untuk mempertegas bentuk wajah, seperti tulang pipi dan rahang.
Cara penggunaan: aplikasikan di area cekungan pipi, samping hidung, dan garis rahang, lalu baurkan hingga menyatu dengan foundation.
Kesalahan umum: memilih warna contour dengan undertone oranye yang membuat hasil terlihat kotor, bukan berbayang.
Tips: pilih warna contour yang lebih gelap 1–2 tingkat dari warna kulit dengan undertone dingin/netral.
Highlighter
Fungsi: memberi efek berkilau alami pada titik tertinggi wajah agar tampak lebih segar dan berdimensi.
Cara penggunaan: sapukan tipis di tulang pipi atas, tulang hidung, dan area cupid's bow (atas bibir).
Kesalahan umum: mengaplikasikan terlalu banyak sehingga terlihat berminyak, bukan glowing.
Tips: untuk riasan siang/sekolah, gunakan highlighter dengan kilau lembut (bukan chunky glitter).
Lipstick
Fungsi: memberi warna dan melembapkan bibir sebagai sentuhan akhir riasan.
Cara penggunaan: gunakan lip liner untuk membentuk garis bibir terlebih dahulu (opsional), lalu aplikasikan lipstick dari tengah ke ujung bibir.
Kesalahan umum: tidak menggunakan lip balm sebelumnya sehingga warna lipstick terlihat pecah-pecah di bibir kering.
Tips: tekan tisu tipis ke bibir setelah aplikasi pertama, lalu ulangi agar warna lebih tahan lama.
Materi Perawatan Rambut
Mengenal jenis rambut dan cara perawatan dasar agar rambut tetap sehat.
- Rambut Normal: lembap seimbang, tidak terlalu berminyak maupun kering, mudah diatur.
- Rambut Kering: terasa kasar, kusam, dan mudah kusut karena kekurangan kelembapan alami.
- Rambut Berminyak: cepat lepek meski baru keramas, akibat produksi minyak kulit kepala berlebih.
- Rambut Rusak: akibat sering terkena panas alat styling atau bahan kimia (catok, bleaching, coloring) sehingga terasa rapuh.
- Rambut Bercabang: ujung rambut pecah/terbelah akibat kurang perawatan, jarang dipangkas, atau paparan panas berlebih.
- Cara keramas yang benar: basahi rambut menyeluruh, pijat kulit kepala dengan ujung jari (bukan kuku) menggunakan shampoo, lalu bilas hingga bersih.
- Pemilihan shampoo: sesuaikan dengan jenis rambut — shampoo untuk rambut berminyak biasanya lebih ringan, sedangkan untuk rambut kering mengandung pelembap lebih tinggi.
- Conditioner: gunakan pada bagian tengah hingga ujung rambut (hindari kulit kepala) untuk melembutkan dan memudahkan penataan.
- Hair mask: perawatan intensif mingguan untuk memperbaiki rambut kering dan rusak, didiamkan beberapa menit sebelum dibilas.
- Serum rambut: digunakan pada rambut setengah kering untuk melindungi dari panas alat styling dan membuat rambut lebih berkilau.
- Cara mengeringkan rambut: keringkan dengan handuk secara ditepuk-tepuk (bukan digosok), dan jika memakai hair dryer gunakan suhu sedang dengan jarak aman.
Kebersihan dan Sterilisasi Alat Kecantikan
Materi penting agar praktik selalu higienis dan aman, baik untuk diri sendiri maupun klien.
Alat makeup yang kotor menjadi tempat berkembang biak bakteri, jamur, dan minyak sisa pemakaian sebelumnya. Alat yang bersih menjaga hasil riasan tetap higienis, mencegah masalah kulit, dan menunjukkan profesionalitas seorang tenaga kecantikan.
Penggunaan alat kotor dapat menyebabkan timbulnya jerawat, iritasi kulit, infeksi mata, hingga penyebaran bakteri antar klien jika alat dipakai bergantian tanpa dibersihkan terlebih dahulu.
Basahi bulu kuas dengan air hangat, beri sedikit sabun pembersih kuas atau sabun lembut, putar perlahan di telapak tangan hingga kotoran luruh, bilas hingga bersih, lalu keringkan dengan posisi mendatar agar bentuk kuas tetap terjaga.
Basahi spons hingga mengembang, gosokkan pada sabun pembersih khusus atau sabun lembut, tekan-tekan perlahan hingga sisa foundation luntur, bilas sampai air bilasan bening, lalu keringkan di tempat terbuka dengan sirkulasi udara baik.
Simpan alat dalam kondisi benar-benar kering di tempat tertutup atau pouch khusus, hindari menyimpan di tempat lembap, dan pisahkan alat yang sudah dipakai dari alat yang masih bersih.
Cuci tangan sebelum dan sesudah praktik, gunakan hand sanitizer bila perlu, serta pastikan meja praktik bebas debu dan tertata rapi sebelum dan sesudah digunakan agar area kerja tetap higienis dan profesional.
Centang setiap poin sebelum memulai praktik. Progresmu tersimpan otomatis.
Praktik Pembelajaran
Praktik Makeup & Perawatan
Ikuti langkah demi langkah, lalu coba tiga latihan praktik untuk mengasah keterampilanmu.
💄 Praktik Makeup Dasar — 8 Langkah
Membersihkan Wajah
Persiapan: ikat rambut, cuci tangan, siapkan cleanser dan air bersih.
Alat yang digunakan: cleanser, air, handuk bersih atau tisu wajah.
Cara membersihkan: basuh wajah dengan air, aplikasikan cleanser dengan gerakan memutar lembut ke seluruh wajah, lalu bilas hingga bersih dan tepuk-tepuk kering dengan handuk.
Skin Preparation
Moisturizer: aplikasikan merata agar kulit lembap dan makeup menempel lebih baik.
Sunscreen: gunakan sebagai perlindungan dasar dari sinar UV sebelum makeup.
Primer: ratakan tipis untuk menghaluskan tekstur kulit dan membuat riasan lebih tahan lama.
Foundation
Cara memilih warna: tes warna di garis rahang di bawah cahaya alami, pilih yang paling menyatu dengan warna leher.
Cara mengaplikasikan: teteskan sedikit produk pada 5 titik wajah (dahi, pipi kanan-kiri, hidung, dagu).
Teknik blending: baurkan dari tengah ke luar wajah menggunakan beauty blender yang lembap atau brush foundation dengan gerakan menepuk.
Concealer
Area penggunaan: bawah mata, sekitar hidung, dagu, dan noda yang butuh disamarkan lebih lanjut.
Cara blending: totolkan lalu tepuk ringan menggunakan spons kecil atau jari manis hingga menyatu dengan foundation.
Alis
Bentuk dasar alis: ikuti bentuk alis alami, sesuaikan dengan bentuk wajah agar terlihat proporsional.
Cara membuat alis natural: gambar sapuan-sapuan tipis menyerupai helai rambut, lalu sikat agar menyatu dan tidak terlihat kaku.
Eyeshadow
Warna dasar: aplikasikan warna netral/terang di seluruh kelopak sebagai dasar.
Teknik blending: tambahkan warna medium di lipatan mata dan baurkan perlahan menggunakan brush bersih agar transisi warna halus.
Blush On
Posisi penggunaan: senyum untuk menemukan titik tertinggi pipi (apple cheek), lalu sapukan di area tersebut.
Teknik aplikasi: gunakan sedikit produk dan baurkan ke arah pelipis dengan gerakan naik agar wajah terlihat segar.
Lipstick
Cara memilih warna: sesuaikan dengan undertone kulit dan acara — warna nude/soft untuk sehari-hari, warna bold untuk acara khusus.
Teknik penggunaan: aplikasikan dari tengah bibir ke ujung, rapikan garis tepi dengan concealer atau cotton bud bila perlu.
💡 Tips Praktik
- Kerjakan setiap langkah dengan tenang, jangan terburu-buru — hasil rapi lebih penting daripada cepat.
- Gunakan cahaya alami atau lampu putih terang saat praktik agar warna terlihat akurat.
⚠️ Kesalahan Umum & Cara Memperbaiki
- Foundation terlihat garis (cakey): tambahkan sedikit facial mist atau baurkan ulang dengan beauty blender lembap.
- Eyeshadow berantakan: bersihkan sisa serpihan dengan kuas bersih sebelum melanjutkan ke produk lain.
- Alis tidak simetris: gunakan spoolie untuk menyikat ulang dan samakan tinggi-rendah kedua alis sebelum dikunci dengan bedak tipis.
📋 Praktik Siswa
Analisis Jenis Kulit
- Amati kondisi kulit.
- Tentukan jenis kulit.
- Jelaskan alasan.
- Tentukan produk perawatan yang sesuai.
- Buat laporan.
Membersihkan Alat Makeup
- Siapkan alat.
- Pisahkan alat.
- Bersihkan sesuai prosedur.
- Keringkan.
- Dokumentasikan hasil.
Makeup Natural
- Persiapkan wajah.
- Gunakan skincare.
- Gunakan base makeup.
- Bentuk alis.
- Gunakan eyeshadow.
- Gunakan blush.
- Gunakan lipstick.
- Dokumentasikan hasil.
Tugas Siswa
Tugas SMK Kecantikan
Kerjakan empat tugas berikut. Jawabanmu otomatis tersimpan di perangkat ini.
🗓️ Kalender & Tenggat Tugas
Tenggat: setiap Senin
Tenggat: setiap Selasa
Tenggat: setiap Kamis
Tenggat: setiap Jumat
Teori Jenis Kulit
Jelaskan perbedaan lima jenis kulit berikut, meliputi pengertian, ciri-ciri, cara perawatan, dan produk yang sesuai:
- Kulit normal
- Kulit berminyak
- Kulit kering
- Kulit kombinasi
- Kulit sensitif
Urutan Skincare
Susun kembali urutan skincare pagi dan malam yang benar dengan cara menyeret (drag) setiap kartu ke urutan yang tepat.
☀️ Skincare Pagi
Urutkan di sini:
🌙 Skincare Malam
Urutkan di sini:
Analisis Produk
Pilih satu produk kecantikan, lalu jelaskan poin-poin berikut:
Praktik Makeup
Buat makeup natural dengan mengikuti langkah yang sudah dipelajari, lalu centang setiap tahapan berikut:
Evaluasi
Kuis Kecantikan
20 soal untuk menguji pemahamanmu. Skor terbaikmu akan tampil di dashboard.
Siap menguji pemahamanmu?
Kuis ini terdiri dari 20 soal pilihan ganda seputar skincare, makeup, rambut, dan kebersihan. Setiap jawaban akan disertai penjelasan.
Galeri
Galeri Hasil Praktik Siswa
Contoh tampilan galeri karya siswa. Ganti kartu di bawah dengan foto praktikmu sendiri.
Makeup Natural #1
Riasan sehari-hari, tampilan segar dan ringan.
Makeup Natural #2
Fokus pada kulit glowing dan alis rapi.
Makeup Party #1
Riasan bold untuk acara khusus.
Makeup Party #2
Eyeshadow warna berani dan highlighter tegas.
Perawatan Wajah #1
Dokumentasi rangkaian skincare siswa.
Perawatan Wajah #2
Praktik masker wajah alami.
Perawatan Rambut #1
Praktik hair mask dan styling dasar.
Perawatan Rambut #2
Hasil penataan rambut kelas praktik.
Kegiatan Praktik #1
Suasana kelas praktik kecantikan.
Kegiatan Praktik #2
Sesi latihan makeup antar siswa.
Tentang Pengajar
Mengenal Guru Kelas Kecantikan
Zeze
📍 Lubuk Pakam
Guru/pengajar bidang kecantikan yang membimbing siswa dalam mempelajari teori dan praktik kecantikan secara bertahap — mulai dari dasar perawatan kulit, skincare, makeup, hingga kebersihan alat kerja, agar siswa siap menghadapi dunia kerja di industri kecantikan.
Metode Pembelajaran
Dashboard Siswa
Selamat Datang di Kelas Kecantikan
Pantau progres belajarmu — materi, praktik, tugas, dan nilai kuis — semua dalam satu tempat.
Materi Dipelajari
0/6
Tugas Selesai
0/4
Nilai Kuis Terbaik
Belum ada
Progress Belajar
0%
🔖 Materi Tersimpan (Bookmark)
- Belum ada materi yang dibookmark.
🧼 Checklist Kebersihan Terakhir
Belum diisi.